Kamis, 23 April 2015

Tata Cara Penulisan Karya Ilmiah



A.     KAIDAH PENULISAN
Dalam penyusunan karya ilmiah harus memperhatikan kaidah sebagai berikut:
1.  Asli, yaitu karya tulis ilmiah merupakan hasil pemikiran penulis sendiri bukan plagiasi, jiplakan atau disusun dengan tidak jujur.
2.   Manfaat, yaitu karya tulis ilmiah memiliki urgensi karena diperlukan, dan mempunyai nilai manfaat pada masing-masing bidang sesuai jenis jabatan fungsionalnya.
3.  Substansi, yaitu materi karya tulis ilmiah yang disajikan harus merupakan bagian dari tugas utama masing-masing pejabat fungsional RIHP ( Rumpun Ilmu Hayat Lingkup Pertanian )
4.    llmiah, yaitu karya tulis ilmiah didasari oleh kaidah keilmuan yang memiliki struktur logika dan terbuka terhadap pengujian kebenaran.
5.  Konsisten, yaitu karya tulis ilmiah relevan dengan lingkup tugas utama masingmasing pejabat fungsional RIHP.   ( Rumpun Ilmu Hayat Lingkup Pertanian )
6.    Objektif, yaitu penulis tidak boleh:
a. mengganti fakta dengan dugaan;
b.  menyembunyikan kebenaran dengan menggunakan makna ganda (ambiguitas);
c. berbohong dengan mengacu data statistik;
d. memasukkan dugaan pribadi dalam karya tulisnya.

B.     TATA CARA PENULISAN
Penulisan karya tulis ilmiah bagi pejabat fungsional RIHP pada dasarnya memuat ketentuan atau tata cara penulisan yang berlaku umum dalam penyusunan karya ilmiah. Agar lebih mudah dipahami, maka penulisan karya tulis ilmiah harus memperhatikan tata cara penulisan, sebagai berikut:
a.      Dalam bahasa Indonesia:
Menggunakan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
1) Untuk kata serapan bahasa asing, dipergunakan cara penulisan kata serapan yang telah dibakukan.
2) Penggunaan peristilahan di bidang komputer mengikuti penggunaan istilah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
b. Dalam bahasa Asing:
Menggunakan kaidah tata bahasa (gramatikal) dalam bahasa asing yang bersangkutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku umum.

Rabu, 22 April 2015

PENULISAN ILMIAH



TUGAS BAHASA INDONESIA

PENULISAN ILMIAH






KELOMPOK 2 :

Jansen Anrico  (13112905)
Muhamad Giandrang Ersyawa (14112789)
Prayoga Adi Utama (15112700)
Ilham Akbar (13112597)










UNIVERSITAS GUNADARMA




PENULISAN ILMIAH


  1. Pengertian Penulisan Ilmiah
Penulisan Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya. Dari definisi yang lain dikatakan bahwa karya ilmiah (scientific paper) adalah laporan tertulis dan dipublikasi yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

2. Tujuan Dan Kegunaan
Pada hakikatnya penulisan karya ilmiah pada mahasiswa bertujuan:
·         Sebagai wahana melatih mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan ilmiah yang sistematis dan metodologis.
·         Menumbuhkan etos ilmiah di kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian studinya.
·         Karya ilmiah yang telah ditulis itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antaralain dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
·         Membuktikan potensi dan wawasan ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan dan pendidikan dari jurusannya.
3. Metode penulisan ilmiah
Metode ilmiah atau proses ilmiah merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksiyang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu hipotesis lolos uji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori ilmiah.
4. Langkah-langkah penulisan ilmiah
Langkah-langkah penulisan ilmiah sebagai berikut :
-          Bagian Awal
Bagian awal ini tediri dari :
1.      Halaman judul
2.      Lembar pernyataan
3.      Lembar pengesahan
4.      Abstraksi
5.      Halaman kata pengantar
6.      Halaman daftar isi
7.      Halaman daftar table
8.      Halaman daftar gambar
-          Bagian Tengah
Bagian tengah terdiri dari :
1.      Bab Pendahuluan
2.      Bab Landasan Teori
3.      Metode Penelitian
4.      Bab Analisis Data dan Pembahasan
5.      Bab Kesimpulan dan Saran
-          Bagian Akhir
Bagian Akhir terdiri dari
1.      Daftar pustaka
2.      Lampiran
Penjelasan secara rinci dari struktur penulisan ilmiah dapat dilihat sebagai berikut :
-          Bagian awal
Pada bagian ini berisi hal-hal yang berhubungan dengan penulisan ilmiah yakni sebagai berikut :
1.      Halaman Judul
Ditulis dengan cover depan penulisan ilmiah standar sesuai dengan universitas
2.      Lembar pernyataan
Merupakan halaman yang berisi pernyataan bahwa penulisan ilmiah ini merupakan hasil karya sendiri bukan hasil plagiat atau penjiplakan terhadap hasil karya orang lain.
3.      Lembar pengesahan
Pada lembar pengesahan ini berisi Daftar Komisi Pembimbing, Daftar Nama Panitian Ujian yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Anggota. Pada bagian bawah sendiri juga disertai tanda tangan Pembimbing dan Kepala Bagian Sidang Sarjana.
4.      Abstraksi
Yakni berisi ringkasan tentang hasil dan pembahasan secara garis besar dari penulisan Skripsi dengan maximal 1 halaman.
5.      Kata Pengantar
Berisi ucapan Terima Kasih kepada pihak-pihak yang ikut berperan serta dalam pelaksanaan penelitian dan penulisan ilmiah.
6.      Halaman Daftar Isi
Berisi semua informasi secara garis besar dan disusun berdasarkan nomor urut halaman.

-          Bagian Tengah
Pada bagian ini berisi hal-hal yang berhubungan dengan penulisan ilmiah yakni sebagai berikut :
1.      Pendahuluan
Pada bab pendahuluan ini terdiri dari beberapa sub pokok yang meliputi antara lain :
Ø  Latar Belakang Masalah
Menguraikan tentang alas an dan motivasi dari penulis terhadap topic permasalahan yang bersangkutan
Ø  Rumusan Masalah
Berisi masalah apa yang terjadi dan sekaligus merumuskan masalah dalam penelitian yang bersangkutan.
Ø  Batasan Masalah
Memberikan batasan yang  jelas pada bagian mana dari persoalan atau masalah yang dikaji dan bagian mana yang tidak.
Ø  Tujuan Masalah
Menggambarkan hasil-hasil apa yang bisa dicapai dan diharapkan dari penelitian ini dengan memberikan jawaban terhadap masalah yang diteleti.
Ø  Metode Penelitian
Menjelaskan cara pelaksanaan kegiatan penelitian, mencakup cara pengumpulan data, alat yang digunakan dan cara analisa data.

-          Bagian Akhir
Ø  Daftar Pustaka
Berisi daftar refrensi (buku,jurnal,majalah,dll) yang digunakan dalam penulisan
Ø  Lampiran
Penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, gambar, perhitungan-perhitungan, grafik atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci dari apa yang disajikan di bagian bagian terkait sebelumnya.



Selasa, 24 Juni 2014

Gianluigi Buffon

Satu lagi Kiper Terbaik Dunia yang akan kami bahas tuntas, mengenai Profil dan Biodata Lengkapnya. Gianluigi Buffon, siapa yang tidak kenal dengan Penjaga Gawang Juventus ini, penampilan apiknya bersama Timnas Italia dan Juventus, menjadikan dirinya salah satu Kiper Terbaik dunia saat ini. Kiper sarat pengalaman ini, sudah banyak mengkoleksi gelar atau pengahargaan baik klub maupun personal, penghargaan terakhir yang Buffon raih adalah Serie A Goalkeeper of the Year tahun 2008. Kiper kelahiran Carrara, 28 Januari 1978 ini, memulai awal karier sepakbolanya bersama klub Parma, sebelum akhirnya diboyong oleh Juventus. Bagi anda penggemar berat dari Gianluigi Buffon, ingin mengetahui Profil Pemain serta Biodata lengkap dari Kiper utama Juventus ini. Berikut Profiles dan Biografi lengkap dari Gianluigi Buffon.




Profil Dan Biodata Lengkap Gianluigi BuffonInformasi PribadiNama lengkap : Gianluigi BuffonTanggal lahir : 28 Januari 1978 (umur 33)Templat lahir : Carrara, ItaliaTinggi : 1.91 m(6 ft 3 in)Posisi bermain : Penjaga gawangInformasi klubKlub saat ini JuventusNomor 1Karier muda1991–1995 ParmaKarier seniorTahun Tim Apps (Gls)1995–2001 Parma 168 (0)2001– Juventus 275 (0)Tim nasional1995–1997 Italia U-21 11 (0)1997– Italia 102 (0)Profil PemainGianluigi "Gigi" Buffon (lahir di Carrara, 28 Januari 1978; umur 33 tahun) merupakan seorang pemain sepak bola profesional dari Italia. Ia saat ini bergabung di klub asal Turin, Juventus FC. Buffon juga merupakan kiper utama di tim nasional sepak bola Italia. Ia dibeli Juventus dari Parma pada tahun 2001. Prestasi terbaiknya adalah saat mengantar Italia menjuarai Piala Dunia 2006. Sampai saat ini, Buffon kerap disebut sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Penghargaan yang ia dapatkan salah satunya adalah gelar Kiper Terbaik Serie A yang berhasil ia raih sebanyak delapan kali.Terlahir dari keluarga berlatar belakang olahraga dengan ibu Maria Stella sebagai atlet lempar cakram dan ayahnya Adriano Buffon sebagai atlet angkat besi, Buffon merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Dua adik perempuannya yaitu Veronica dan Guendalina juga saat ini berprofesi sebagai atlet bola voli. Paman Buffon sendiri yaitu Angelo Masocco juga berprofesi sebagai atlet bola basket. Salah satu kiper legendaris Italia yaitu Lorenzo Buffon juga masih ada hubungan darah dengan kakek Gianluigi Buffon.Saat ini Buffon bertunangan dengan model Ceko Alena Šeredová. Pasangan ini telah memiliki dua anak yaitu Louis Thomas (lahir 28 December 2007) dan David Lee (lahir 31 October 2009). Anak pertama Buffon dinamai "Thomas" dengan mengambil basis dari Thomas N'Kono, yang merupakan kiper idola Buffon sewaktu masih kecil. Buffon berteman baik dengan beberapa pesepakbola diantaranya Alessandro Del Piero dan Pavel Nedved.Penghargaan Yang Pernah DiraihKlubParma* Piala UEFA (1): 1998-99* Coppa Italia (1): 1998-99* Supercoppa Italiana: 1999Juventus* Serie A (2): 2001-2002 dan 2002-03 (termasuk pula dua gelar yang dibatalkan di 2004-05 dan 2005-06)* Serie B (1): 2006-07* Supercoppa Italiana (2): 2002 dan 2003InternasionalItalia U21* Juara Piala Eropa U-21 tahun 1996Italia* Juara Piala Dunia FIFA tahun 2006Individual# Bravo Award: 1999# UEFA Champions League Most Valuable Player: 2003# UEFA Club Football Awards Best Goalkeeper: 2003# FIFA 100[37]# Yashin Award: 2006[38]# 2006 FIFA World Cup All-Star Team# European Footballer of the Year (Silver Ball): 2006[39]# Serie A Goalkeeper of the Year: 1999, 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2006, 2008# Onze d'Onze (Ideal Team of The Year, GK): 2003, 2006# UEFA Team of the Year: 2003, 2004, 2006# FIFPro World XI: 2006, 2007# IFFHS Best Goalkeeper: 2003, 2004, 2006, 2007# UEFA Euro 2008 - Team of the Tournament

Teknoligi jaket pelindung motogp

Marc Marquez sungguh beruntung bisa terhindar dari maut ketika terjatuh saat sedang melaju dengan kecepatan nyaris mencapai 340 km per jam di Mugello hari Jumat (31/5) lalu.
Dia bukan hanya selamat dengan luka ringan saja, tapi juga bisa kembali mengikuti babak kualifikasi dan balapan hari berikutnya, meskipun tidak membawa hasil karena lagi-lagi dia terjatuh.
Salah satu faktor penting yang bisa menghindarkan para pembalap MotoGP dari akibat fatal kecelakaan adalah jaket berteknologi tinggi yang dilengkapi kantung udara atau airbag layaknya mobil.
Pionir teknologi jaket ini adalah produsen aksesoris balap Alpinestars yang produknya dikenakan Marquez dan banyak pembalap MotoGP lainnya.
Airbag pada jaket ditenagai dengan baterei dan mengembang menggunakan gas nitrogen.
Sistem yang ada sekarang mencakup dua kantung yang melindungi pundak dan tulang selangka pembalap, dan bisa mengembang penuh dalam waktu kurang dari 0,05 detik.
Teknologi yang disebut perusahaan sebagai Techair ini juga memungkinkan airbag tetap menggembung dalam tekanan udara yang memadai selama minimal lima detik. Hal ini penting karena benturan yang dialami pembalap bisa terjadi berkali-kali dan berlangsung cukup lama, misalnya pembalap terseret motor atau meluncur di atas aspal.
Lewat proses bertahun-tahun, Alpinestars juga mengembangkan dan mematenkan sistem dual charge.
Artinya, ketika seorang pembalap terjatuh dan airbag mengembang tapi kondisinya memungkinkan untuk kembali membalap, dia bisa langsung naik motor lagi tanpa perlu mereset sistem pengaman.
Kalau dia terjatuh untuk kedua kali, airbag akan beroperasi normal seperti yang pertama. Jadi sifatnya seperti parasut cadangan.
Kalau jatuh lagi? Tampaknya tidak ada cadangan untuk yang ketiga.
Jaket ini juga dirancang untuk mengumpulkan dan mendeteksi data algoritma yang mulai diuji sejak Grand Prix Jerman 2003 dengan pembalap John Hopkins.
Musim 2007, berbagai perangkat elektronik yang penting mulai dipakai untuk menyempurnakan sistem keselamatan ini, termasuk kemampuan merekam berbagai gerakan fisik pembalap. Pemakainya adalah Casey Stoner, yang musim itu menjadi juara dunia bersama Ducati.
Dengan serangkaian pengembangan ini sensor akan mendeteksi ketika terjadi perubahan gerak pembalap yang tidak biasa, mengaktifkan airbag ketika mendeteksi pembalap terlempar atau terpisah dari motornya dan airbag mengembang sebelum terjadi impact atau benturan.
Sistem ini bekerja sempurna persis seperti urutan di atas ketika Jorge Lorenzo terjatuh di Laguna Seca musim 2011.
Data yang terekam juga sangat penting untuk meneliti sebuah insiden. Misalnya data kecelakaan Marquez di Mugello, datanya sebagai berikut:
  • Kecepatan ketika hilang kendali: 337,9 km per jam (209.9 mil/j)
  • Benturan pertama: 0,08 detik setelah kecelakaan terdeteksi
  • Airbag mengembang: 0,05 detik setelah kecelakaan terdeteksi, atau 0,03 detik sebelum benturan pertama
  • Energi kecelakaan yang terekam: 25g (maksimum yang bisa direkam Techair)
  • Durasi kecelakaan: 4,25 detik
Sulit dibayangkan kecelakaan dalam kecepatan setinggi itu terjadi tanpa alat keselamatan yang memadai, karena pengemudi sepeda motor tidak terlindung dalam kabin dan hampir bisa dipastikan akan terlempar dan mengalami benturan langsung ke tubuhnya.
Sistem Techair ini melengkapi pengaman yang sudah umum melekat pada jaket seperti lapisan pelindung siku, lengan, lutut dan punggung.
Namun tentu saja tidak semua bagian tubuh pembalap terlindungi, misalnya bagian leher yang tidak tertutup jaket.
Jaket dengan spesikasi MotoGP ini ternyata juga dijual umum, dengan harga di situs perusahaan sekitar Rp 30 juta.

Softskill G-H

G.Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan Tujuan Instruksional Umum :   Mahasiswa dapat memahami dan menghayati kenyataan y...